Salah satu kewajiban sebagai orang tua adalah memberikan pendidikan kepada anak-anak kita. Ketika anak sudah masuk sekolah TK, salah satu pelajaran yang mulai di ajarkan adalah membaca. Sebagai orang tua setidaknya kita mengetahui cara mengajar membaca kepada anak-anak kita sehingga mereka siap nantinya ketika masuk ke jenjang sekolah dasar.
Dalam mengajar yang masih dalam usia dini tentunya tidak mudah karena mereka memiliki mood tersendiri dalam belajar. Adakalanya dia sedang mood untuk bermain, adakalanya dia sedang mood untuk belajar dan sebagainya. Butuh kesabaran bagi orang tua untuk tidak memaksakan kehendak kita sebagai orang tua kepada anak-anak kita untuk belajar jika mereka sedang tidak memiliki mood yang baik untuk belajar. Tentunya sebagai orang tua lebih mengerti kapan mood si kecil untuk belajar.
Ketika si kecil sedang mood bermain kita sebenarnya bisa menyisipkan permainan yang tanpa disadari si anak sendiri belajar membaca. Misalnya buatkan mainan yang sangat sederhana saja yaitu mainan lompat kotak. Kita buatkan beberapa kotak di lantai dengan lakban (bisa menggunakan karpet abjad) dimana dalam kotak itu kita tempelkan beberapa abjad. Kemudian si anak kita suruh masuk ke dalam kotak dengan cara melompat dari kotak satu ke kotak yang lain. Si anak harus bisa memilih kotak yang benar sesuai dengan abjad yang kita sebutkan. Secara tidak langsung si anak akan merasa apa yang dilakukan adalah permainan padahal mereka sedang belajar mengenal abjad.
Mengajari anak usia dini tidak sama dengan mengajari anak yang sudah masuk jenjang sekolah dasar. Oleh karena itu kita harus bisa memberikan proses edukasi yang nyaman dan menyenangkan bagi si kecil. Jika tidak, mereka akan cenderung malas dan tidak mau belajar lagi. Suasana yang kaku akan sangat cepat menghilangkan mood si kecil, oleh karena itu jangan heran jika si kecil cepat sekali malas ketika disuruh belajar. Berikut adalah tips untuk mengajari si kecil untuk belajar membaca:
- Buat suasana belajar yang menyenangkan dan nyaman
Suasana adalah hal yang sangat penting dalam mengajar si kecil. Buat suasana yang sangat ceria dan nyaman sehingga anak betah untuk belajar dan belajar. Salah satu cara untuk membuat suasana yang nyaman adalah memberikan permainan edukasi. Jangan terlalu kaku dalam mengajar. Perbanyak permainan edukasi lebih baik dari pada terlalu focus kepada anak untuk selalu menghafal huruf secara monoton. Selain itu bisa juga si anak diajak belajar di luar ruangan. Selain itu jangan memaksa anak yang memang sudah lelah. Mereka tidak akan bisa menerima informasi apapun jika kita tetap paksakan untuk belajar karena sudah tidak bisa konsentrasi. - Memperkenalkan huruf alphabet
Mengenalkan huruf alphabet secara bertahap. Jangan langsung mengenalkan seluruh huruf alphabet, tapi berikan sedikit demi sedikit misalnya 1 hari cukup 5 huruf. Dalam proses pengenalan bisa kita padankan huruf tersebut kepada suatu benda supaya mudah menghafal misalnya abjad A di padankan dengan buah Apel dan sebagainya. - Mengenal suku kata
Setelah si anak mengenal huruf alphabet, mulailah masuk untuk membaca 2 suku kata. Usahakan bisa bervariasi supaya anak lebih terlatih membaca. Misalnya ba, bi, bu, be, bo, ca, ci, cu, ce, co dan seterusnya. Misalnya ma-ju, mu-ka, ba-ca, sa-pu dan lain-lain. Setelah itu mulai perkenalkan car abaca dengan adanya konsonan mati. Anak akan mengalami kesulitan dalam tahap ini, tapi jangan khawatir, dengan dilatih secara rutin si anak pasti akan mulai menunjukkan perkembangnnya. - Membaca kata utuh
Setelah anak bisa membaca suku kata, mulailah mengenalkan cara membaca kata secara utuh. Mungkin yang dilakukan si anak pada tahap ini akan terlihat seperti mengeja per suku kata, tapi hal itu tidak masalah karena lama-lama anak akan mudah melafalkan kata tanpa mengeja lagi. - Selingi dengan bercerita
Untuk menghilangkan rasa bosan dan lelah, sering-seringlah membacakan cerita buat mereka. Biarkan otak mereka sedikit istirahat. Anak yang dibacakan cerita memiliki kemampuan menyerap kosa kata lebih cepat sehingga ia lebih mudah dalam belajar membaca
Semoga beberap tips tersebut membantu ayah dan bunda untuk mengajari putra-putrinya dalam belajar membaca.